
MADUKARA BERKABAR – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendalaman karakter dan dedikasi pengajaran, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Karanganyar menyelenggarakan seminar bertajuk “Penguatan Implementasi Kurikulum Cinta bagi Guru dan Tenaga Kependidikan”. Acara ini berlangsung khidmat di Aula Utama MAN 2 Karanganyar pada Selasa, 14 April 2026.
Seminar yang dimulai pukul 12.30 hingga 16.00 WIB ini menghadirkan Katim Kurikulum dan Kesiswaan Kemenag Kanwil Jawa Tengah H. Juair, S.Ag., MM, M.Si, sebagai pemateri utama. Kehadiran beliau memberikan warna baru dalam memahami esensi mendidik dengan hati di lingkungan madrasah.
Dalam paparannya, H. Juair menekankan bahwa Kurikulum Cinta bukanlah sekadar teori administratif, melainkan sebuah pendekatan emosional dan spiritual. Menurutnya, keberhasilan transformasi ilmu sangat bergantung pada kedekatan batin antara pendidik dan peserta didik.
“Kurikulum Cinta adalah fondasi di mana setiap interaksi di madrasah didasari oleh ketulusan. Ketika guru mengajar dengan cinta, maka murid akan menerima ilmu dengan bahagia,” ujar H. Juair di hadapan guru dan pendidik MAN 2 Karanganyar.
- Pendekatan Humanis: Menempatkan murid sebagai subjek yang harus dibimbing, bukan sekadar objek nilai.
- Keteladanan (Uswah): Guru dan tenaga kependidikan menjadi cermin hidup dari nilai-nilai kasih sayang dan disiplin.
- Lingkungan Positif: Menciptakan ekosistem madrasah yang aman secara psikologis bagi seluruh warga madrasah.
Kepala MAN 2 Karanganyar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk terus melakukan upgrading kompetensi. Meskipun dilaksanakan siang hari, antusiasme para guru dan tenaga kependidikan terlihat dari sesi diskusi yang interaktif hingga akhir acara.
Melalui seminar ini, diharapkan seluruh tenaga pendidik di MAN 2 Karanganyar mampu mengintegrasikan nilai-nilai “Cinta” dalam setiap lini pelayanan pendidikan, sehingga mampu mencetak generasi yang unggul secara intelektual namun tetap rendah hati secara spiritual. (AH-Tim Humas)
