
MADUKARA BERKABAR – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan madrasah peduli dan berbudaya lingkungan, tim Adiwiyata MAN 2 Karanganyar melaksanakan kunjungan studi tiru ke MAN 2 Rembang pada Rabu (3/2/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk menggali inovasi dan strategi sukses MAN 2 Rembang dalam mempertahankan prestasi di bidang lingkungan hidup.
Rombongan dari Karanganyar tiba di lokasi dan disambut langsung oleh Kepala MAN 2 Rembang, Dr. H. Akhmad Suhadak Solikin, S.Pd., M.Pd.I Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menyatakan keterbukaan pihaknya untuk saling berbagi ilmu demi kemajuan madrasah bersama.
“Kami sangat senang menerima kehadiran rekan-rekan dari MAN 2 Karanganyar. Semangat kolaborasi ini penting agar nilai-nilai pelestarian lingkungan dapat terus terjaga di lingkungan madrasah,” ujar Akhmad Suhadak
Sebanyak empat orang perwakilan tim inti Adiwiyata MAN 2 Karanganyar hadir dalam kegiatan ini, yaitu: Amalia Hasanah, S.Th.I (Ketua Tim Adiwiyata), Supriadi, S.Pd (Sekretaris), Irmawan (Bendahara)
Dan Anwarul Umam (Anggota)

Acara yang berlangsung dari pukul 09.30 hingga 14.30 WIB ini berjalan dengan khidmat dan produktif. Rangkaian kegiatan meliputi:
- Pembukaan: Mengawali kegiatan dengan harapan sinergi yang positif.
- Ucapan Selamat Datang: Disampaikan oleh tuan rumah dengan memaparkan profil singkat madrasah.
- Sambutan Ketua Tim Adiwiyata MAN 2 Karanganyar: Amalia Hasanah menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, yakni untuk mempelajari manajemen dokumentasi dan implementasi lapangan yang telah diterapkan di MAN 2 Rembang.
- Doa Bersama: Memohon kelancaran kegiatan dan keberkahan bagi kedua belah pihak.
- Paparan Inovasi: Penjelasan mendalam mengenai program-program unggulan Adiwiyata MAN 2 Rembang, diikuti dengan sesi diskusi dan peninjauan fasilitas pendukung lingkungan di area madrasah.
Melalui kegiatan ini, Kepala MAN 2 Karanganyar, Muawanatul Badriyah berharap, tim yang mengikuti studi tiru dapat mentrasnfer ilmu kepada seluruh civitas akademika MAN 2 Karanganyar, sehingga mereka dapat mengadaptasi praktik-praktik terbaik (best practices) yang ditemukan di MAN 2 Rembang untuk diterapkan di madrasah sendiri, guna mewujudkan lingkungan belajar yang lebih hijau, asri, sehat dan berkelanjutan. (AH-Tim Humas)
