Perkuat Komitmen Madrasah Hijau, MAN 2 Karanganyar Hadiri Bimtek Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Peserta Bimtek mendengarkan pemateri dengan khidmat

MADUKARA BERKABAR – Dalam upaya mempercepat transformasi madrasah berbasis lingkungan, perwakilan MAN 2 Karanganyar menghadiri agenda penting Pendampingan Teknis Penerapan Pembelajaran Lingkungan Hidup melalui Program Adiwiyata Tahun 2026.

Acara yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah ini berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026, bertempat di Aula Gedung DLHK Provinsi Jawa Tengah, Semarang.

Menyadari pentingnya integrasi kurikulum lingkungan di Madrasah, Ibu Muawanatul Badriyah, S.Ag.,M.Pd selaku Kepala MAN 2 Karanganyar mengutus dua delegasi untuk menyerap materi teknis, yakni: Amalia Hasanah, S.Th.I, M.Pd (Ketua Tim Adiwiyata MAN 2 Karanganyar) dan Anwarul Umam, M.Pd (Anggota Tim Adiwiyata MAN 2 Karanganyar).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 13.00 WIB ini mengupas tuntas mengenai strategi penerapan pembelajaran lingkungan hidup yang aplikatif. Peserta dibekali pemahaman mengenai penyusunan dokumen Rencana Program Adiwiyata 4 tahunan dan 1 tahunan agar selaras dengan standar nasional terbaru tahun 2026.

Amalia Hasanah menyampaikan bahwa keikutsertaan ini merupakan langkah strategis bagi MAN 2 Karanganyar untuk naik kelas dalam predikat Adiwiyata.

Bimtek ini sangat krusial bagi kami. Fokusnya bukan hanya tentang fisik sekolah yang hijau, tapi bagaimana nilai-nilai pelestarian lingkungan masuk ke dalam perangkat pembelajaran dan karakter murid setiap harinya,” ungkapnya di sela-sela acara.

Melalui pendampingan ini, diharapkan tim Adiwiyata MAN 2 Karanganyar dapat segera mengimplementasikan poin-poin penting, di antaranya:

  1. Integrasi Kurikulum: Menyisipkan isu lingkungan global ke dalam mata pelajaran
  2. Inovasi Pengelolaan Limbah: Pengembangan sistem daur ulang yang melibatkan kreativitas murid.
  3. Kemitraan: Membangun jejaring dengan pihak luar untuk mendukung pelestarian lingkungan sekolah.

Dengan semangat baru dari Semarang, MAN 2 Karanganyar optimis dapat mewujudkan ekosistem pendidikan yang lebih sehat, berkarakter, dan mencetak generasi yang cinta terhadap bumi. (AH-Tim Humas)

MADUKARA BERKABAR – Dalam upaya mempercepat transformasi madrasah berbasis lingkungan, perwakilan MAN 2 Karanganyar menghadiri agenda penting Pendampingan Teknis Penerapan Pembelajaran Lingkungan Hidup melalui Program Adiwiyata Tahun 2026.

Acara yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah ini berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026, bertempat di Aula Gedung DLHK Provinsi Jawa Tengah, Semarang.

Menyadari pentingnya integrasi kurikulum lingkungan di sekolah, Ibu Muawanatul Badriyah, S.Ag.,M.Pd selaku Kepala MAN 2 Karanganyar mengutus dua delegasi untuk menyerap materi teknis, yakni: Amalia Hasanah, S.Th.I, M.Pd (Ketua Tim Adiwiyata MAN 2 Karanganyar) dan Anwarul Umam, M.Pd (Anggota Tim Adiwiyata MAN 2 Karanganyar).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 13.00 WIB ini mengupas tuntas mengenai strategi penerapan pembelajaran lingkungan hidup yang aplikatif. Peserta dibekali pemahaman mengenai penyusunan dokumen Rencana Program Adiwiyata 4 tahunan dan 1 tahunan agar selaras dengan standar nasional terbaru tahun 2026.

Amalia Hasanah menyampaikan bahwa keikutsertaan ini merupakan langkah strategis bagi MAN 2 Karanganyar untuk naik kelas dalam predikat Adiwiyata.

Bimtek ini sangat krusial bagi kami. Fokusnya bukan hanya tentang fisik sekolah yang hijau, tapi bagaimana nilai-nilai pelestarian lingkungan masuk ke dalam perangkat pembelajaran dan karakter murid setiap harinya,” ungkapnya di sela-sela acara.

Melalui pendampingan ini, diharapkan tim Adiwiyata MAN 2 Karanganyar dapat segera mengimplementasikan poin-poin penting, di antaranya:

  1. Integrasi Kurikulum: Menyisipkan isu lingkungan global ke dalam mata pelajaran
  2. Inovasi Pengelolaan Limbah: Pengembangan sistem daur ulang yang melibatkan kreativitas murid.
  3. Kemitraan: Membangun jejaring dengan pihak luar untuk mendukung pelestarian lingkungan madrasah.

Dengan semangat baru dari Semarang, MAN 2 Karanganyar optimis dapat mewujudkan ekosistem pendidikan yang lebih sehat, berkarakter, dan mencetak generasi yang cinta terhadap bumi. (AH-Tim Humas)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top