
MADUKARA BERKABAR – Dunia pendidikan saat ini tidak lagi bisa melepaskan diri dari dinamika global. Menjawab tantangan tersebut, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Khusus Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Rabu, 1 April 2026.
Bertempat di Graha PGRI Kabupaten Karanganyar, acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini mengusung tema krusial: “Menghadapi Tantangan Geopolitik Global dan Dampaknya terhadap Dunia Pendidikan.”
MAN 2 Karanganyar menunjukkan komitmen penuhnya dalam pengembangan kapasitas SDM dengan mengirimkan delegasi sebanyak 54 guru. Kehadiran tim pendidik ini bertujuan untuk menyelaraskan pola pengajaran dengan perubahan dunia yang semakin kompleks akibat pergeseran kekuatan ekonomi dan politik internasional.
Sebagai puncak acara diisi tausiyah dari KH. Syihabuddin Abdul Muiz Al-Hafidz, beliau menekankan bahwa guru di bawah naungan Kementerian Agama harus mampu menjadi filter sekaligus jembatan bagi siswa dalam memahami isu-isu global tanpa meninggalkan nilai-nilai religius dan kebangsaan.
Acara ini juga menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar MAN 2 Karanganyar. Di sela-sela rapat koordinasi, dilaksanakan prosesi pelantikan pengurus baru.
Kepala MAN 2 Karanganyar secara resmi dilantik untuk mengemban amanah baru sebagai pengurus Bidang Pembinaan dan Pengembangan Lembaga Pendidikan (Tingkat Cabang Khusus Kemenag Karanganyar) sekaligus merangkap Ketua PGRI Ranting MAN 2 Karanganyar
Jabatan ini diharapkan dapat memperkuat posisi MAN 2 Karanganyar sebagai motor penggerak inovasi pendidikan di tingkat kabupaten. (AH-Tim Humas)
