
MADUKARA BERKABAR — Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Karanganyar menerima penguatan spiritual dan profesionalisme langsung dari Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penma) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Bapak Dr. H. Amin Handoyo, Lc., M.Ag., pada Kamis (23/04/2026).
Kegiatan pembinaan yang berlangsung di Ruang Guru tersebut berjalan intensif selama satu setengah jam, mulai pukul 12.30 hingga 14.00 WIB. Di hadapan para guru dan pegawai, Dr. Amin Handoyo menekankan jati diri madrasah yang memiliki kekhasan dibanding lembaga pendidikan lainnya.
Dalam arahannya, Dr. Amin Handoyo mengingatkan bahwa madrasah bukan sekadar tempat transfer ilmu pengetahuan umum, melainkan lembaga yang sarat dengan nilai-nilai keagamaan. Nilai-nilai inilah yang harus menjadi fondasi utama dalam setiap napas pendidikan di MAN 2 Karanganyar.
“Madrasah itu istimewa karena di dalamnya terkandung nilai-nilai Karakter religius siswa tidak hanya dibentuk melalui materi di kelas, tapi melalui keteladanan yang terpancar dari bapak dan ibu guru,” tutur beliau.
Lebih lanjut, Kabid Penma menyoroti prinsip dalam melaksanakan Tugas dan Fungsi (Tusi) sebagai pendidik dan tenaga kependidikan. Beliau mengajak seluruh sivitas akademika untuk mengubah paradigma bekerja dari sekadar penggugur kewajiban menjadi sebuah pengabdian yang bernilai ukhrawi.
Selain aspek spiritual, pembinaan ini juga membahas pentingnya menjaga kualitas mutu lulusan madrasah agar mampu bersaing di tingkat nasional. Sinkronisasi antara integritas pribadi, kedalaman ilmu agama, dan penguasaan teknologi menjadi tuntutan yang tidak bisa ditawar bagi guru madrasah di era digital ini.
Kepala MAN 2 Karanganyar, Muawanatul Badriyah, menyambut hangat motivasi tersebut. Menurutnya, pesan mengenai niat ibadah dalam bekerja menjadi pengingat penting bagi para guru untuk tetap konsisten memberikan yang terbaik di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks. (AH-Tim Humas)
