
MADUKARA BERKABAR – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan mengakselerasi program kelas unggulan, delegasi MAN 2 Karanganyar melakukan kunjungan kerja dalam rangka Studi Wawasan Pengelolaan Kurikulum dan Pembinaan Prestasi ke MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan pada Selasa, 7 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB ini diikuti oleh 6 perwakilan dari MAN 2 Karanganyar. Fokus utama kunjungan ini adalah membedah strategi MAN IC Pekalongan dalam mempertahankan reputasi sebagai salah satu madrasah terbaik di Indonesia.
Acara dibuka dengan pemaparan komprehensif oleh Kepala MAN IC Pekalongan, Bapak Khoirul Anam, M.Pd.I, bersama tim manajemen. Beliau membagikan kunci sukses pengelolaan kurikulum yang adaptif serta sistem pembinaan prestasi baik akademik maupun non-akademik.
Berbeda dengan kunjungan formal biasa, sesi ini berlangsung interaktif. Di sela-sela pemaparan, terjadi dialog mendalam mengenai:
- Strategi Pengelolaan Program Unggulan: Bagaimana menjaga konsistensi prestasi siswa.
- Manajemen Kurikulum: Penyelarasan materi pembelajaran dengan target kompetisi nasional.
- Optimasi Output: Kiat sukses mengantarkan siswa menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit.
Puncak acara ditandai dengan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MAN 2 Karanganyar dan MAN IC Pekalongan. Kerja sama ini menjadi landasan kuat bagi kedua belah pihak untuk saling berbagi praktik baik (best practice) dalam pengembangan madrasah.
“Kami datang dengan semangat belajar. MAN 2 Karanganyar berencana membuka Kelas Unggulan yang fokus pada prestasi Olimpiade dan sukses tembus PTN. Arahan dari MAN IC Pekalongan sangat berharga bagi peta jalan kami kedepan,” ujar Ibu Muawanatul Badriyah selaku kepala MAN 2 Karanganyar.
Kegiatan ditutup dengan observasi lapangan. Delegasi diajak berkeliling melihat langsung fasilitas, lingkungan belajar, dan suasana akademik di MAN IC Pekalongan yang mendukung terciptanya budaya berprestasi.
Dengan terlaksananya studi wawasan ini, diharapkan MAN 2 Karanganyar dapat segera mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk mencetak generasi emas yang kompetitif di kancah nasional maupun internasional. (AH-Tim Humas)

Sip