
MADUKARA BERKABAR – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadhan, MAN 2 Karanganyar menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 23-25 Februari 2026. Berpusat di Masjid Abu Bakar MAN 2 Karanganyar, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa secara bergantian guna meningkatkan kualitas spiritual dan karakter peserta didik dengan pengisi materi dari guru-guru PAI.
Kegiatan dimulai setiap pukul 07.30 hingga 14.00 WIB dengan pembagian jadwal sebagai berikut:
- Senin, 23 Februari: Khusus Siswa Kelas X
- Selasa, 24 Februari: Khusus Siswa Kelas XI
- Rabu, 25 Februari: Khusus Siswa Kelas XII
Pesantren Ramadhan tahun ini dirancang dengan perpaduan antara ibadah ritual, pendalaman materi tauhid, hingga penguatan karakter dengan kegiatan sebagai berikut:
- Awalan yang Berkah: Setiap pagi, para siswa mengawali hari dengan melaksanakan Salat Duha berjamaah yang dilanjutkan dengan pembacaan Dzikir Al-Ma’surat. Suasana khidmat menyelimuti Masjid Abu Bakar saat lantunan doa bergema bersama.
- Kajian Asmaul Husna: Memasuki sesi materi, para siswa diajak menyelami makna nama-nama Allah, khususnya sifat As-Sama’ (Maha Mendengar) dan Al-‘Alim (Maha Mengetahui). Kajian ini bertujuan agar siswa merasa selalu diawasi dan didengar oleh Sang Pencipta dalam setiap langkahnya.
- Klinik Tahsin: Untuk memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an, panitia menyelenggarakan Klinik Tahsin. Di sini, siswa dibimbing secara intensif untuk menyempurnakan tajwid dan makhraj huruf.
- Ice Breaking & Penguatan Karakter: Agar tetap semangat saat berpuasa, sesi siang diisi dengan ice breaking yang seru. Selain itu, terdapat materi khusus mengenai rasa syukur atas nikmat anggota badan dan hati, mengajak siswa untuk menjaga lisan, mata, dan hati dari hal-hal negatif.
- Penutup: Kegiatan setiap harinya diakhiri dengan pelaksanaan Salat Dzuhur berjamaah sebelum para siswa diperbolehkan pulang.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum bagi siswa untuk melakukan re-charging iman. Kami ingin lulusan MAN 2 Karanganyar tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kedalaman spiritual,” ujar Muawanatul Badriyah, Kepala MAN 2 Karanganyar.
Melalui Pesantren Ramadhan ini, diharapkan karakter religius siswa semakin terbentuk, sehingga nilai-nilai kebaikan yang dipelajari selama tiga hari ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan setelah bulan Ramadhan berakhir. (AH-Tim Humas)
