
Madukara Berkabar, 22 Januari 2026 – Puluhan murid kelas XII F5 dan F6 MAN 2 Karanganyar berkumpul di Masjid Madrasah pada Kamis siang untuk mengikuti agenda krusial dalam rangkaian seleksi masuk perguruan tinggi. Guru Bimbingan Konseling (BK) menggelar sosialisasi intensif mengenai tata cara pembuatan akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026.
Langkah ini merupakan gerbang utama bagi para murid yang ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNBP (Prestasi) maupun SNBT (Tes).
Dalam pemaparannya, Guru BK MAN 2 Karanganyar, Kurniawan Saputro, menekankan bahwa ketelitian adalah kunci utama. Beliau menjelaskan langkah-langkah mulai dari registrasi akun, verifikasi email, hingga pengunggahan pasfoto resmi.
“Akun SNPMB ini adalah nyawa dari proses seleksi. Kesalahan kecil dalam penginputan data atau ketidaksesuaian NIK (Nomor Induk Kependudukan) bisa berakibat fatal pada kelulusan administrasi. Oleh karena itu, hari ini kita dampingi murid F5 dan F6 agar tidak ada kendala teknis,” ujar beliau di hadapan para murid.
Beberapa poin krusial yang ditekankan oleh tim BK dalam pertemuan tersebut meliputi:
- Validasi Data Emis: Memastikan data NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) sudah sinkron dengan data pusat.
- Ketentuan Pasfoto: Foto harus terbaru, formal, dengan latar belakang warna yang ditentukan dan ukuran file yang sesuai sistem.
- Permanen Data: Peringatan keras agar tidak melakukan “Simpan Permanen” sebelum memastikan seluruh data benar, karena data yang sudah dipermanenkan tidak dapat diubah kembali.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen MAN 2 Karanganyar untuk terus mengawal keberhasilan muridnya menembus kampus impian. Pihak sekolah berharap, dengan persiapan yang matang sejak tahap pembuatan akun, jumlah lulusan yang diterima di PTN tahun 2026 dapat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Setelah sosialisasi ini, tim BK akan membuka layanan konsultasi khusus di ruang BK bagi murid yang masih mengalami kendala teknis hingga batas akhir penutupan akun pada bulan mendatang. (Tim Humas)
